Senin, 28 Desember 2009

ditengah hujan salju

Kenapa mataku............
Aku sudah terbangun.......... kenapa sulit sekali membuka kelopak mata.
Apakah Aku sudah terbangun sesuai yang kuminta?
Alarm sayang sudahkah kau berbunyi?
Atau aku yang bangun terlalu pagi?

akh..... dapat sudah.
Oh my God.............. setengah jam lagi aku terlambat.
Padahal aku menyuruhmu berbunyi dengan suara nyaring.........
Begitu nyenyak kah tidurku?
sepertinya begitu............

Aku harus bergegas.......
Celaka...... pemanas ruangan ini telah membuatku tidur terlalu nyaman......
Aku harus beres2 dan berkemas,ada seseorang yang menunggu janjiku.... untuk mengantarnya ke suatu temopat.

Siap sudah.......
semua atribut winter sudah ku kenakan...
Baju berlapis lapis,yang terluar adalah jacket anti air....
tutup kepala.
tutup kuping.
syal.
tak lupa sepatu boot.

Akhirnya.........
kamu datang tepat waktu.
Aku sudah siap.......... siap setelah menghilangkan rasa panic karena takut ingkar janji.
thanks God.

Berrrrrrrrrrrrrrr udara dingin mulai menerpa ketika ku buka pintu kamar wonungku.
kamu sudah berdiri,sama sepertiku dengan segala atribut wintermu.
bedanya....... traVel bag membebanimu

Perjalanan dengan kereta sudah kami lalui
perjalanan yang hangat dan menyenangkan
kami keluar dari banhoff .......
udara super dingin......
hujan salju........
kami berjalan menuju perhentian Bis.
Lamaaaaa menunggu, berdiri ditengah hujan salju.
tak ada tempat berteduh yang nyaman.
akhhhhhhh perlahan lahan kakiku mulai mati rasa.....
Sialaaaaaaaaaaaan
aku telah membeli sepatu yang salah
Andai aku punya banyak Uang, tentu tak kan kubeli sepatu murah buatan cina ini ( sepertinya buatan Cina)..........
Kata orang, uang bukan segalanya....
ternyata....... gara gara tak banyak uang kakiku mati rasa.
Dinginnya salju membuat kakiku tak berasa........

Tuhaaaan, dia temanbaikku, begitu baiknya.
tanpa pikir panjang........
dengan kebaikannya....
dia menggendongku di punggungnya.
membuat kakiku bergantung..... tak menyentuh lapisan salju di trotoar.
Iya menggendongku lama sekali entah berapa jam......
sampai kakiku terasa ringan dan hangat kmbali.
Tapi bis itu belum datang juga.
di punggungnya, aku bersyukur.....
Dia yang maha kuasa,telah mengirimku pertolongan
Sungguh pertolongan yang luar biasa.
Dan aku luar biasa bersyukur karenanya

Sesuai sarannya, akhirnya aku pulang, setelah mampir meminum coklat panas di Banhoff.
Maafkan ya.... aku tak bisa melihatmu berangkat dengan Bis yang akan mengantarmu ke Ukraine

Semoga menjadi perjalanan yang menyenangkan dan selamat sampai tujuan.
Merry Christmas and Happy new year......
God bless You.......

Untuk yang telah berbagi pengalamannya denganku, kutuliskan kembali dengan gayaku, semoga menyukainya, dan akan menjadi kenangan indah seumur hidup kalian.
mohon maaf atas segala kekurangannya.maaf kalo ada penulisan huruf yang tidak tepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar